"Now i'm feel like number one, Shining bright for everyone, Living out your fantasy, the, Brightest star for all to see."....... "I'm not an idealist anymore, I'm a bitter reality."......... "I do not want to be a bamboo tree, oak tree I want to be bold against the wind."
Rabu, 09 November 2011
Jumat, 21 Oktober 2011
KUMPULAN KUTIPAN DARI SOE HOK GIE
“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”
“Saya tak tahu apa yang terjadi dengan diri saya. Setelah saya mendengar kematian Kian Fong dari Arief hari Minggu yang lalu. Saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian. Saya ingin mengobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru. Dengan Maria, Rina dan juga ingin membuat acara yang intim dengan Sunarti. Saya kira ini adalah pengaruh atas kematian Kian Fong yang begitu aneh dan begitu cepat.”
“Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.”
“Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.”
“Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.”
“Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi “manusia-manusia yang biasa”. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia. “
“Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.”
“Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.”
“Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?”
“Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…”
“Saya tak tahu apa yang terjadi dengan diri saya. Setelah saya mendengar kematian Kian Fong dari Arief hari Minggu yang lalu. Saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian. Saya ingin mengobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru. Dengan Maria, Rina dan juga ingin membuat acara yang intim dengan Sunarti. Saya kira ini adalah pengaruh atas kematian Kian Fong yang begitu aneh dan begitu cepat.”
“Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.”
“Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.”
“Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.”
“Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi “manusia-manusia yang biasa”. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia. “
“Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.”
“Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.”
“Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?”
“Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…”
“Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.”
“Bagi saya KEBENARAN biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.”
“Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.”
“To be a human is to be destroyed.”
“Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.”
“Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.”
“I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.”
“Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.”
“Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.”
“Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya."
“Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih
baik. “
"bahwa untuk memperoleh kemerdekaan sejati dan hak-hak yang dijunjung sebagaimana mestinya, ada harga yang harus dibayar, dan memberontaklah caranya..."
“Seorang filsuf Yunani pernah menulis … nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”
dan yg paling diingat orang adalah
“Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.”
“Bagi saya KEBENARAN biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.”
“Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.”
“To be a human is to be destroyed.”
“Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.”
“Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.”
“I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.”
“Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.”
“Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.”
“Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya."
“Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih
baik. “
"bahwa untuk memperoleh kemerdekaan sejati dan hak-hak yang dijunjung sebagaimana mestinya, ada harga yang harus dibayar, dan memberontaklah caranya..."
“Seorang filsuf Yunani pernah menulis … nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”
dan yg paling diingat orang adalah
“Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.”
SELAMAT JALAN
Selamat jalan kek.......
Beribu jalan kau sudah tapaki.......
Berubu peristiwa telah kau jalani....
Kau tetap tabah menanggung beban yang ingin kau lepaskan....
Jalan yang panjang dan berliku telah kau jalani.....
Meskipun nafasmu kadang tersenggal...
Kaupun sudah tidak perduli pada semua yang terjadi....
Akhirnya kaupun pergi tak kembali...
Banyak sudah kisah cerita yang kau tinggalkan..
Kau buat smua menjadi sebuah kenangan....
Tapi kerinduan ini hanya tinggal kerinduan semata..
Kini mimpi-mimpimu telah kau dapati semua..
Selamat jalan kek..
Cepatlah berlabuh di tempat yang kau cita-citakan selama ini...
Kini tak ada lagi seorangpun yang akan melarang mu untuk bernyanyi lantang..
Aku akan selalu mengenangmu selamanya...
Beribu jalan kau sudah tapaki.......
Berubu peristiwa telah kau jalani....
Kau tetap tabah menanggung beban yang ingin kau lepaskan....
Jalan yang panjang dan berliku telah kau jalani.....
Meskipun nafasmu kadang tersenggal...
Kaupun sudah tidak perduli pada semua yang terjadi....
Akhirnya kaupun pergi tak kembali...
Banyak sudah kisah cerita yang kau tinggalkan..
Kau buat smua menjadi sebuah kenangan....
Tapi kerinduan ini hanya tinggal kerinduan semata..
Kini mimpi-mimpimu telah kau dapati semua..
Selamat jalan kek..
Cepatlah berlabuh di tempat yang kau cita-citakan selama ini...
Kini tak ada lagi seorangpun yang akan melarang mu untuk bernyanyi lantang..
Aku akan selalu mengenangmu selamanya...
Kamis, 29 September 2011
Senin, 25 Juli 2011
Karakter Samurai X diangkat dari Kehidupan Nyata
Samurai X yang memiliki judul asli Rurouni Kenshin ialah manga & anime karya Nobuhiro Watsuki yang berlatar belakang awal dari era Meiji di Jepang.Mungkin anime ini bisa tergolong anime jadul (sekitar tahun 1998 ditayangkan di Indonesia),tapi klo dari segi cerita,top dah pokoknya gak ada matinya menurut ane. Bagi agan-agan pecinta Samurai X tahu gak kalau Samurai X diambil dari kisah nyata yang ada di Jepang. Bahkan hampir semua karakter yang ada di cerita Samurai X itu memang diambil dari tokoh sejarah Jepang jaman dulu. Di sini bakalan mengulas tentang tokoh-tokoh dan cerita-cerita yang ada di anime Samurai X
Kawakami Genzai
Sosok yang dijadikan model dari karakter Kenshin. Kawakami Genzai merupakan satu dari empat hitokiri (pembunuh berdarah dingin) pada masa Bakumatsu (revolusi Jepang), secara penampilan Kawakami Genzai merupakan sosok yang pendiam, memiliki ukuran tubuh yang kecil dan nggak tinggi, serta memiliki rambut yang panjang. Orang-orang yang baru pertama melihatnya sering salah mengira bahwa dirinya adalah seorang wanita (mungkin inilah yang menjadi point kemiripannya dengan Kenshin). Pada era revolusi Jepang Kawakami merupakan sosok pendukung gerakan Jyoi. Dia menjadi tenar setelah berhasil membunuh seorang idealis dan pemikir hebat Shakuma Shouzan. Sakuma memiliki pemikiran bahwa untuk maju Jepang harus membuka diri dengan pengaruh asing, khususnya barat. Hal ini lah yang menjadikan dirinya sebagai sasaran empuk bagi gerakan-gerakan radikal yang menginginkan Jepang tetap murni dan bersih dari kontaminasi pengaruh asing.
Setelah membunuh shakuma shouzan, kawakami genzai dimasukan kedalam penjara dan akhirnya dibebaskan setelah masa restorasi meiji. Namun ternyata era baru dari pemerintahan meiji setuju dengan konsep dan pandangan dari shakuma, bahwa untuk maju jepang harus membuka diri dari pengaruh asing dan mempelajari teknologi-teknologi asing, namun tetap berjiwa jepang. hal inilah yang membuat kawagami genzai menentang habis-habisan pemerintahan meiji, dia tidak mau melihat hasil perjuangan dari teman2nya dari kelompok jyoi yang telah meninggal jadi sia-sia. Kawagumi pun menjadi sosok penganggu yang menjadi momok bagi pemerintahan meiji, dan pada tahun ke 4 meiji atau tepatnya 1871 masehi dia ditangkap dan dipenggal mati.
Setelah membunuh shakuma shouzan, kawakami genzai dimasukan kedalam penjara dan akhirnya dibebaskan setelah masa restorasi meiji. Namun ternyata era baru dari pemerintahan meiji setuju dengan konsep dan pandangan dari shakuma, bahwa untuk maju jepang harus membuka diri dari pengaruh asing dan mempelajari teknologi-teknologi asing, namun tetap berjiwa jepang. hal inilah yang membuat kawagami genzai menentang habis-habisan pemerintahan meiji, dia tidak mau melihat hasil perjuangan dari teman2nya dari kelompok jyoi yang telah meninggal jadi sia-sia. Kawagumi pun menjadi sosok penganggu yang menjadi momok bagi pemerintahan meiji, dan pada tahun ke 4 meiji atau tepatnya 1871 masehi dia ditangkap dan dipenggal mati.
Sakabatou Shinuchi
Nobuhiko Watsuki pengarang Rurouni Kenshin mengatakan bahwa dalam sejarah Jepang pedang yang dipakai Kenshin ini memang benar-benar pernah ada dan dipakai salah seorang samurai, namun saya belum menemukan sumber referensi yang tepat untuk keberadaan pedang ini. Pada masa kini pedang Sakabatou banyak dibuat replikasinya, biasanya walaupun tajam tapi hanya berfungsi untuk pajangan saja karena tidak memenuhi standar dari sebuah katana...
Hajime Saito (18 Februari 1844 – 28 September 1915)
Dalam cerita anime Rurouni Kenshin terdapat seorang tokoh yang bernama Hajime Saito yakni kapten regu 3 kelompok Shinsen, dan ternyata Hajime Saito merupakan tokoh yang benar-benar nyata dan memang pernah hidup pada zaman itu, semua yang diceritakan di serial anime dan manga Rurouni Kenshin tentang Hajime Saito hampir semuanya merupakan kisah nyata terkecuali kisahnya dengan Kenshin dan Sishio Makoto. Sebagai anggota dari shinsengumi saito dikenal sebagai seorang yang tertutup dan misterius. Dia bukanlah sesorang yang mudah diajak bicara, posisi aslinya di shinsengumi adalah sebagai fukucho jokin (wakil panglima). Tugas utamanya adalah sebagai pelatih kenjutsu dan kadang bertugas sebagai mata-mata. Hajime Saito memiliki jurus yang sangat mematikan, yaitu jurus satu sabetan tangan kiri dan ini membuatnya menjadi orang terkuat di Shinsengumi bersama Okita dan Nagakura. Saito banyak membunuh para anggota korup Shinsengumi seperti Itou Kashitarou, Takeda Kanryuusai dan lain-lain. Setelah restorasi Meiji, Saito bekerja sebagai polisi di Tokyo dan merubah namanya menjadi Fujita Goro. Doi juga pernah bekerja di universitas Ochanomizu sampai akhirnya dia meninggal karena kanker usus pada tahun 1915 dalam umur 72 tahun.
Okita Souji ( ? 1844 - 19 Juli 1868 )
Satu lagi karakter dalam serial anime Rurouni Kenshin yang tokohnya diambil dari kisah nyata yaitu Soujiro Seta. Karakter Soujiro Seta ini dibuat berdasarkan seorang samurai anggota Shinsengumi, sang kapten regu 1 kelompok Shinsen yang bernama Okita Souji. Okita Souji adalah anggota Shinsengumi yang paling populer, di usianya yang masih sangat muda dia menguasai berbagai macam teknik-teknik pedang handal, dan pada usia 15 tahun lebih dia sudah menjadi seorang samurai yang ulung. Pedang yang ia gunakan adalah Kikuichi Narimune (dalam anime Rurouni Kenshin pedang inilah yang digunakannya untuk bertarung melawan Kenshin pada pertarungan terakhir). Okita terkenal sebagai ahli pedang terbaik yg dimiliki oleh Shinsengumi. Sayang sekali, pada umurnya yang ke 20 dia terserang TBC akut. Penyakit Okita mulai diketahui saat peristiwa Ikeda-ya. Dalam peristiwa Ikeda-ya terlihat Okita yg rubuh meskipun ia tidak terkena serangan musuh. Lalu setelah perang Boshin ia masuk rumah sakit di Edo dan meninggal dalam usia 25 thn.
Hijikata Toshizo (31 Mei 1835 - 20 Juni 1869)
Sosok yang dijadikan model dari karakter Aoshi Shinomori ini merupakan wakil komandan Shinsengumi. Hal ini berbeda dengan posisi Aoshi Shinomori sebagai pemimpin Oniwabanshu di manga atau anime-nya.Sepertinya watsuki (pengarang samurai X) telah memodifikasi tokoh ini secara ekstrem. Tapi memang benar bahwa sejarah Hijikata selalu mengenakan Kodachi (sepasang pedang kembar, semacam pisau panjang). Dan uniknya Hujikata ini juga salah satu petarung yang sangat disegani dalam sejarah jepang dengan menggunakan kenjutsunya yang khas yaitu Shinsengumi-kenjutsu" gaya bertarung dari Tennen Rishin-ryu. Hijikata meninggal dalam pertempuran Hakodate dan sampai sekarang belum tahu dimana dia dikubur tetapi nisan peringatannya bisa kita lihat di dekat Itabashi Station,Tokyo
Harada Sanosuke ( ? 1840 - 6 Juli 1868 )
Watsuki (Pengarang Samurai X) ternyata memang benar-benar fans berat dengan Shinsengumi. Karakter Sanosuke Sagara dia buat berdasarkan Kapten regu 10 Shinsengumi,yaitu Harada Sanosuke. Harada Sanosuke lahir dari keluarga Chugen yaitu kasta terendah dari keluarga samurai. Dia terlatih sekali dalam menggunakan tombak dengan Hozoin-Ryu Style..(Hampir mirip Sanosuke di anime/manganya yang menggunakan Zanbatto..pedang Sanosuke yang gede itu loh). Menurut sejarah, Harada Sanosuke sangat mirip dengan Sagara Sanosuke. Senang berkelahi, cepat marah dan sangat suka berduel. Senjata favoritnya adalah tombak. Sebelum ia bergabung dengan Kondou, Harada adalah pelayan dari beberapa orang bushis (samurai), dan status inilah yang menjadi titik lemahnya pada saat itu. Akan tetapi, ia benar-benar merawat para bushis yang menjadi majikannya.Dan Harada Sanosuke meninggal pada saat Perang Boshin.
Kamis, 05 Mei 2011
Senin, 11 April 2011
Terminologi KASKUS
Terminologi KASKUS | |
Istilah | Arti |
Agan/Aganwati | Kependekan dari Juragan/Juraganwati |
Kaskuser | Pengguna Kaskus (dan juga istilah yang menyebutkan peringkat Kaskus |
PertamaX | Gabungan dari kata Pertama + X (kali) yang digabung jadi satu (=Pertama kali) sehingga mendekatkan pada produk bahan bakar non subsidi dari PT Pertamina Tbk. yaitu Pertamax, yang artinya peringkat pertama memposting balasan dari sebuah Thread yang baru dibentuk atau Thread Starter |
Trit | Kependekan dari Thread (Halaman berisi suatu topik yang dibuat oleh seorang Kaskuser). |
TS | Kependekan dari Thread Starter (Kaskuser yang memulai sebuah Thread) |
Cendol/Ijo-ijo/GRP | Sebutan lain dari Good Reputation Point, poin reputasi bagus seorang Kaskuser. Merupakan hal yang paling diinginkan dari seorang Kaskuser. GRP diberikan oleh Kaskuser lain yang sudah mencapai ISO 2000, bila thread yang dibuat oleh thread starter dianggap bagus. Dalam Kaskus, GRP sering dijadikan bahan taruhan ketika sedang berlangsung sebuah pertandingan di dunia nyata |
Bata merah/BRP | Sebutan lain dari Bad Reputation Point, poin reputasi buruk seorang Kaskuser. Merupakan hal yang paling dihindari oleh kebanyakan Kaskuser. BRP diberikan oleh Kaskuser lain yang sudah mencapai ISO 2000 bila thread yang dibuat oleh thread starter dianggap buruk. Beberapa Kaskuser menganggap BRP sebagai hal yang patut dibanggakan, dan justru meminta BRP pada setiap thread yang dibuatnya |
ISO 2000 | Tingkatan yang diperlukan untuk bisa memberi CENDOL dan BATA. Disebut ISO 2000 karena untuk mencapai tingkatan ini harus mendapat 2000 postingan. Kata ISO kemungkinan berasal dari bahasa Jawa "Iso" yang artinya "bisa". Adapula yang berpendapat bahwa iso berasal dari standard internasional organization (iso 2000, 9000 dll) |
Kulkas | Kata lain dari Control Panel, tempat untuk melihat jumlah BRP ataupun GRP yang telah diterima |
Maho | Kependekan dari "Manusia Homo", merupakan kata ejekan dalam Kaskus |
TKP | Kependekan dari "Tempat Kejadian Perkara", pengganti kata pranala |
Momod | Slang dari Moderator Kaskus |
Mimin | Slang dari Administrator Kaskus |
KSP | kependekan dari subforum Kritik, Saran, dan Pertanyaan |
Main Tenis | bahasa Kaskus untuk Maintenance |
No afgan / Rossa | bahasa Kaskus untuk jangan sadis tawar [fjb] / bahasa Kaskus untuk jangan Tega [fjb] |
BB+17 / Toge | bahasa Kaskus untuk Buka-Bukaan +17 = gambar dewasa 17 tahun ke atas.Biasanya digunakan untuk gambar pornografi ataupun gambar semi-porno |
Gan | bahasa Kaskus kependekan kata juragan , panggilan kepada sesama member Kaskus |
Pejwan | Bahasa Kaskus dari Page One. Berasal dari bahasa Inggris kemudian dieja. |
Jebakan Betmen | Istilah yang biasa digunakan oleh kaskuser ketika ada link yang menjebak. |
Mejeng | Slang dari Pajang/Pamer. |
Junk | Post sampah yang isinya tidak penting Cth: Nice Info Gan!. |
Alay atau 4l4y | Kependekan dari Anak layangan atau arti dari Kampungan/Lebay. |
Pertamax Hunter | Pemburu Pertamax (dengan cara mencari thread yang jumlah postingannya 0). |
COD | Merupakan singkatan dari Cash on Delivery, adalah istilah dalam Forum Jual Beli (FJB) dimana uang tunai diberikan saat pembeli dan penjual berjumpa di tempat perjanjian. |
WTB | Merupakan singkatan dari Want to Buy, dimana seorang Kaskuser sedang mencari suatu barang di Forum Jual Beli (FJB). |
WTS | Merupakan singkatan dari Want to Sell, dimana seorang Kaskuser sedang menjual suatu barang di Forum Jual Beli (FJB). |
Sotosop | Istilah untuk menyebutkan gambar-gambar hasil editan menggunakan aplikasi komputer. |
Langganan:
Postingan (Atom)





